Sabtu, 08 Januari 2011

Bukankah Bumi Ini Milik Kita?



"Think that the tree is important for us, so you can find the metodh how to safe this earth from your heart"
Ya, benar. Berpikirlah bahwa kita sangat membutuhkan air untuk kehidupan kita. Berpikirlan dengan pintar jangan hanya icara tanpa ada bukti nyata yang kita lakukan. Ya, air. Air sangat penting sekali bagi kehidupan kita. Bayangkan saja jika hidup di bumi ini tanpa air. Bisakah kita bernafas? kalian tahu betapa pentingnya air bagi kehidupan kita, kita bernafas menghirup oksigen, bertanyalah pada diri kita dari mana oksigen itu dihasikan? siapakah yang memproduksi Oksigen? lantas kita akan menjawab, oksigen dihasilkan oleh tumbuhan, dan bayangkan jika tumbuhan itu mati karena tidak ada air, apakah kita masih sanggup untuk tertawa lebar menghirup udara lagi? Tentunya tidak.
Jadi jelas, air berhubungan dengan keselamatan bumi. Kita semua butuh air, termasuk bumi yang kita cintai ini. Tanpa air bumi akan gersang. Dan kita akan MATI! Mati karena kekurangan air. Ya, itu akan terjadi jika kita tidak pernah mau berpikir bagaimana cara merawat bumi dengan menghemat air. Sungguh sedih jika melihat orang zaman sekarang membuang air bersih secara percuma, apakah mereka berpikir jika suatu saat air itu sudah tidak ada ? Mereka akan menangis dan akan menyesali apa yang dulu mereka lakukan. Kawan, umur bumi ini memang sudah tua. Bumi ini terlalu sedih dan terlalu capek sebab sering menangisi dirinya sendiri karena ulah kita. Ulah kita yang kejam. Ulah kita yang dengan terang-terangan mengeksploitasi bumi secara gila-gilaan tanpa kita tahu bagaimana nantinya? Bagaimana kehidupan kita nantinya? Pembalakan liar semakin tidak terkendali, akibatnya banjir pun tidak dapat dihindari. Dan sangat ironis jika kita melihat dulu pulau Kalimantan, Sulawesi, Irian dengan hutan yang begitu hijau yang mereka miliki bisa terjadi banjir. Dan itu mengindikasikan bahwa hutan di Kalimantan, Sulawesi, Irian sudah semakin sedikit bahkan mungkin hanya beberapa persen lagi yang tersisa. Kawan, sekarang kalian dapat berpikir kenapa udara semakin panas? Dan musim sudah tidak dapat diprediksikan? Ya, itu semua karena ulah kita. Dan sekarang kita dapat merasakan hasil dari apa yang telah kita lakukan, bukan?
Sungguh, seharusnya kita tahu. Alam sudah tidak ramah karena ulah kita sendiri. Contoh kecil saja, apakah sudah seratus persen kita dapat mengamalkan slogan "Buanglah Sampah Pada Tempatnya", sudahkan kalian melakukan hal itu?
Cobalah sejenak tundukan kepala dan sadari Bumi menjadi beringas karena ulah kita. Ulah kita sebagai manusia yang seharusnya menjaga tetapi malah merusak bumi oleh tangan kita sendiri.
Akibat pemanasan global pun sekarang kian terasa dan tidak sedikit membuat kita tersiksa. Penyakit bermunculan karena musim sudah tidakdapat diperhitungkan.
Sungguh, itu semua karena ulah kita. Kita yang merusak bumi. Kita yang membuat bumi ini menderita.
Kawan, cobalah berpikir dengan otak kalian. Bukankah generasi sekarang otaknya lebih cepat berjalan?
Pikirkan, kita memang tidak bisa mencegah lagi pemansan global tapi kita masih bisa meminimalisi efek pemenasan global tersebut. Andai saja setiap orang di bumi ini mempunyai 10 pohon yang ditanam bayangkan ada berapa pohon yang tertanam dalam satu hari itu diseluruh dunia, tentunya produktivitas oksigen akan meningkat. Dan kadar karbondioksida pun dapat diredam dan dikonversikan menjadi Oksigen oleh tanaman yang kita tanam. Kawan, tidak ada kata terlambat untuk erbuat hal sekecil apapun demi kebaikan bumi ini. Bumi ini telah Allah titipkan kepada kita agar kita menjaganya, merawatnya, karena jika bukan kita yang merawatnya siapa lagi? Kita adalah khalifah di bumi ini dan kita yang harus menjaganya. Bukankah Bumi Ini Milik Kita? Ya, milik kita semua yang telah Tuhan titipkan. Mulailah dari hal sekecil apapun hingga hal besar akan terwujud jika kita tidak pernah lelah untuk berbuat hal kecil itu sehingga bermanfaat bagi kita. Bagi bumi kita. Ingatlah, BUMI INI MILIK KITA!!

Rabu, 05 Januari 2011

Semangat~~

pertama dan selalu yang menjadi utama, ucapan syukur kepada Allah SWT atas rezeki dan kehendak-Nya lah saya dan Anda semua masih dapat bernafas dengan indahnya, bergerak dengan syahdunya, oh alangkah nikmat hidup ini , alangkah bahagia hati ini.
Terimakasih ya Rabb, yaa dan shalwat serta salam tetap tercurah kepada Baginda Rasul, Muhamad semga kita mendapat syafaat di hari kiamat kelak. Amin .
manusia, ya kita manusia. Selalu saja merasa krang dengan semua kenikmatan yang tiada tara ini. Manusia, ya makhluk dengan penuh emosi, makhluk yang hidup di bumi dengan sejuta pesona Illahi.
Manusia,terkadang selalu meninggikan apa saja yang ia anggap ingin ditinggikan dengan sebisa mungkin menutup kekurangannya.
Manusia, ya manusia.
Kita manusia , yang selalu merasa kurang dengan apa yang kita dapat sekarang.
Suatu ketika, saya berada dalam sebuh bus, denga hape yang saya pegang dtangan bersama adik saya.
Tiba-tiba seseorang dari belakang berkata' lihat', kutengok sebelah kiri bus dan ternyata.
oh menakjubkan, sangat menakjubkan.
dua orang manusia sedang tidur diatas sampah. menakjubkan bukan?ya, sangat amazing.
kenapa?itu adalah peluru untuk hati kita. Bersyukurlah kepada Allah karena kita masih dapat melihat hal-hal menakjubkan di dunia ini.
Kawan, betapa ironis hidup mereka. Sampah. ya, samah dengan bau busuk yang menyengat,
ya sampah. Bisakah kau bayangkan? Engkau tidur di dalam tumpukan sampah yang bau?
oh manusia manusia...
bersyukurlah Engkau pada Allah...