Jumat, 31 Desember 2010

Sudah Cukup

Bukan,
maksud kami ingin menganggu
bukan,
maksud kami untuk mencaci

Bukan,
maksud kami untuk mencerca
bukan,
maksud kami untuk menghina

kami hidup dalam genggaman kekeuasaan,
kekuasaan yang menekan kami agar selalu diam,
kekuasaan yang membungkam otak-otak kami,
kekuasaan yang seperti memenjarakan kami.

kami hidup dalam linangan airmata,
berbekal kisah pilu dalam tong sampah penuh peluh,
kau caci kami, kau hina kami
bahkan ludahmu mendarat tepat diwajah kami.

kami hidup dinegeri yang sama
dengan pemimpin yang sama
dengan langu kebangsaan yang sama
dengan garuda yang sama

tapi kenapa?
kenapa kami tampak beda?
beda.
ya, sangat beda.

kenapa?
kau ludahi kami dengan pangkatmu>
kau ludahi kami dengan janji manismu?
kau ludahi kami dengan mulkut busukmu>

Kita Bangsa Bermartabat

Sebenarnya, acapkalai Malaysia membuat kita feram dengan hinaan-hinaanya pada kita. Banyak lontaran-lontaran keji yang mereka terbangkan dari mulut mereka kepada kita.
Spontan, kitapun akan merasa germa dan sangat marah dengan negeri itu kendati masih satu rumpun melayu.
acapkali negara yang diberi kemerdekaannya oleh Inggris itu membuat hati kita selaku bangsa Indonesia seakan-akan ingin melucutkan bambu runcing kesana. bukan maksud perang, tapi kami pun punya harga diri. tidak bisa kalian injak-injak sesuka hati kalian. kalian pikir kami hanya akan diam? sorry, sebenarnya kami ingin mengumandangkan keksalan kami ke seluruh dunia bahwa kami sakit hati oleh gurauan-gurauan 'edan' mu itu. sungguh, apa sih yang kalian mau? ambalat? reog pnorogo?
oh Tuhan, semoga Allah mengampuni kalian.
Kami bangsa Indonesia memperjuangankan kemerdekaan secara terhormat, dengan semangat heroik yang kami bangaun hanya satu tujuan yaitu membuat negeri ini merdeka. lantas kalian, apakah kalian seperti kami> NO! kalian 'diberi'oleh Inggris.